Resmi Dirilis, Sudah Siap Vaksin Booster Tahap Dua?

- Senin, 30 Januari 2023 | 11:48 WIB

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) seolah mengakselerasi penyegeraan vaksin booster bagi masyarakat.

Setelah sasaran penerima vaksin booster tahap pertama dianggap layak untuk menerima tahap vaksinasi lanjutan, kini saatnya pemerintah mulai membuka gelombang kedua untuk vaksin booster.

Izin oemberian vaksin booster kedua ini mempertimbangkan adanya situasi epidemiologi serta kemunculan varian baru dari Covid-19 yang sudah masuk di sejumlah wilayah di tanah air.

Izin ini tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, dengan nomor HK.02.02/C/380/2023 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster Kedua bagi kelompok masyarakat umum tertanggal 20 Januari 2023.

Meskipun sejatinya target penerima vaksin dosis ke tiga atau booster yang pertama juga ga masih harus dikebut karena masih jauh dari capaian target, yakni di bawah 50 persen.

Per tanggal 24 Januari 2023, gelombang kedua vaksinasi booster secara resmi dimulai. Seperti pelayanan vaksinasi di tahap sebelumnya, vaksin booster kedua juga gratis bagi masyarakat.

"Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini disampaikan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan pimpinan FASYANKES melaksanakan vaksinasi Covid-19 beberapa hal sebagai berikut; mulai 24 Januari 2023 dapat dimulai pemberian vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 bagi semua masyarakat umum. - tutur Maxi

Adapun syarat untuk menerima vaksin booster tahap dua, tidak berbeda jauh dengan tahap yang sudah berjalan. Penerima vaksin diwajibkan berusia minimal 18 tahun. Dengan interval penerimaan vaksin minimal 6 bulan dari vaksin dosis ke tiga.

Vaksin yang diterima pun akan disesuaikan dengan yang diterima pada tahap tiga atau booster pertama. 

Pemerintah menjamin bahwa vaksin yang diberikan oada tahap ke empat ini telah mengantongi izin Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kemenkes menyiapkan hingga 9,3 juta persediaan vaksin untuk tahap kedua ini

Editor: Bayu Wardhana

Sumber: Kemenkes RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X